Thursday, 24 April 2025

Judul: "Misteri di Balik Cermin"

Di sebuah desa kecil yang terletak di pinggiran hutan, terdapat sebuah rumah tua yang sudah lama tidak berpenghuni. Rumah itu dikenal oleh penduduk desa sebagai rumah berhantu, tempat yang tidak pernah ada orang yang berani mendekat setelah matahari terbenam. Konon, rumah itu menyimpan rahasia yang telah lama terlupakan.


Ari, seorang pemuda dari desa itu, selalu merasa penasaran dengan rumah tua tersebut. Sejak kecil, ia mendengar banyak cerita tentang rumah itu dari para orang tua, namun tidak ada yang berani menceritakan secara rinci tentang apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya. Suatu hari, ketika ia merasa tidak ada lagi yang bisa menghalangi rasa penasarannya, Ari memutuskan untuk pergi menjelajah.


Pagi itu, langit cerah dan angin berhembus lembut, memberi kesan bahwa hari itu akan menjadi hari yang sempurna untuk petualangan. Dengan langkah mantap, Ari menuju rumah tua yang terletak di ujung desa. Rumah itu tampak megah meskipun sudah mulai lapuk, dengan dinding-dinding yang pudar dan jendela-jendela yang berdebu. Namun, ada satu hal yang selalu menarik perhatian siapa saja yang melihatnya—cermin besar yang tergantung di ruang tamu rumah itu. Cermin itu tampak seperti sebuah benda biasa, tetapi entah mengapa, banyak orang yang merasa ada yang aneh jika menatapnya terlalu lama.


Ari tidak membuang waktu. Ia menyeberang ke halaman yang dipenuhi rumput tinggi dan menginjakkan kaki di depan pintu rumah yang sudah usang. Dengan perlahan, ia membuka pintu yang berderit, memasuki ruang tamu yang gelap. Di tengah ruangan, seperti yang diceritakan orang-orang, cermin besar itu berdiri tegak, memantulkan bayangan yang samar.


Ia melangkah mendekat, tangan Ari menggenggam erat lengan bajunya. Tanpa pikir panjang, ia menatap ke dalam cermin. Awalnya, yang terlihat hanya bayangan dirinya, tetapi semakin lama ia menatap, sesuatu yang tak biasa mulai muncul. Bayangan di dalam cermin tidak hanya mencerminkan dirinya, tetapi juga sebuah sosok lain—seorang wanita muda dengan mata yang kosong dan wajah yang sangat pucat. Sosok itu mulai tersenyum, tetapi senyumnya tidaklah wajar. Ia mulai melambai kepada Ari, seolah memanggilnya untuk mendekat.


Ari terkejut, melangkah mundur, tetapi tidak bisa mengalihkan pandangannya dari cermin. Sosok itu semakin nyata, dan seiring dengan itu, suara-suara halus mulai terdengar, suara yang datang dari dalam cermin. Suara itu semakin jelas, seakan-akan berbisik langsung ke telinganya, “Tolong... tolong aku keluar dari sini...”


Tiba-tiba, cermin itu bergetar hebat. Ari mundur lebih jauh, tubuhnya menggigil. Tidak tahu harus berbuat apa, ia berlari ke luar rumah, merasakan hawa dingin yang tajam di lehernya. Sesampainya di luar, ia menoleh dan melihat cermin itu masih berdiri tegak di jendela rumah, namun kini kosong, tak ada lagi bayangan apapun.


Ari kembali ke desa dengan perasaan bingung dan takut. Setibanya di rumah, ia bertanya kepada neneknya yang tinggal bersama keluarganya tentang cerita rumah tua itu. Neneknya menatapnya dengan mata yang penuh keheranan. “Kau melihatnya?” kata neneknya perlahan, “Cermin itu adalah portal yang menghubungkan dunia ini dengan dunia lain. Dulu, seorang wanita yang sangat mencintai rumah itu terjebak dalam cermin dan tak pernah bisa keluar.”


Ari terdiam. Ia baru menyadari bahwa misteri rumah tua itu lebih dalam dari yang pernah ia bayangkan. Sosok yang ia lihat mungkin bukan hanya bayangan, tetapi seseorang yang terperangkap dalam dunia lain, menunggu untuk dibebaskan.


Dengan perasaan yang berat, Ari tahu satu hal: rumah itu dan cerminnya tidak hanya menyimpan cerita lama, tetapi juga rahasia yang belum selesai.

Monday, 14 April 2025

Ulangan 1 Buku fiksi dan Non fiksi

 1. Buku yang berisi kisahan atau cerita yang dibuat berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari...

=B. Buku fiksi

 

2. Salah satu contoh dari buku nonfiksi adalah...

=A. Biografi

 

3. Perhatikan daftar buku berikut!

Cerpen

Novel

Komik

Biografi

Pidato

Mitos

Buku pelajaran

Kelompok buku-buku tersebut yang termasuk kategori nonfiksi adalah…

=C. Biografi, Pidato, dan buku pelajaran

 

4. Buku nonfiksi dibuat berdasarkan..., realita, atau hal-hal yang benar-benar terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.

=D. Fakta

 

5. Pernyataan berikut merupakan manfaat membaca buku nonfiksi, kecuali...

=D. Mendapatkan hiburan

6. Perhatikan unsur-unsur buku fiksi dan nonfiksi berikut!

Daftar pustaka

Indeks buku

Judul

Subbab

Sistematika penulisan

Tokoh dan tema cerita

Kover

 Persamaan unsur antara buku fiksi dan nonfiksi adalah…

=B. Indeks, kover, sistematika penulisan


7. Kutipan buku tersebut termasuk jenis buku…

=B. Pengetahuan

 

8. Garis besar informasi yang tersurat pada paragraf ke-2 adalah…

=B. Pandangan dan perkiraan tentang bumi 

 

9. Informasi yang sesuai berdasarkan teks tersebut adalah…

=D. Bumi memiliki jari-jari kutub yang lebih pendek dari jari-jari khatulistiwa.

 

10. Hasil dari mengambil inti semua gagasan pokok atau intisari karangan atau buku menjadi bentuk yang ringkas atau pendek, tanpa mengubah ide pokok teks aslinya adalah...

=C. Rangkuman


11. Berikut unsur yang dapat dikomentari dari buku nonfiksi adalah...

=C. Isi buku

 

12. Buku berjudul 'Mimpi Sejuta Dolar' karya Merry Riana termasuk jenis buku...

=B. Motivasi


13. Gagasan pokok paragraf pertama adalah…

=D. Karang terdiri dari dua jenis yaitu karang lunak dan karang keras.

 

14. Informasi yang sesuai dengan kutipan buku tersebut adalah…

=A. Karang lunak adalah jenis karang yang yang jaringannya menutupi kerangka.

 

15. Gagasan pokok paragraf kedua adalah…

=A. Karang keras menghasilkan kerangka luar yang keras dan berat


16. Hal yang dikemukakan pada paragraf pertama cerita di atas adalah...

=B. Anak laki-lakinya itu terampil memanjat tiang bambu.

 

17. Rangkuman yang sesuai dengan kutipan cerita di atas adalah…

=C. Anak laki-lakinya memanjat atap rumah. Tanpa sengaja menemukan bulu-bulu burung dan menunjukkan pada ibunya 


18. Kutipan di atas dikategorikan jenis teks…

=D. Nonfiksi

 

19. Kutipan teks di atas menginformasikan tentang…

=B. Keindahan alam Indonesia dan seniman Indonesia.

 

20. Tanggapan yang dapat disampaikan berdasarkan informasi tersebut adalah…

=D. Teks di atas dapat menginspirasi kita untuk melestarikan keindahan alam.

Thursday, 6 February 2025

jawaban soal

 1. A. Mempelajari 


2. B. Memahami 


3. C. Membukukan 


4. A. Mengubah


5. A


6. A. Dikerjakan


7. A. Menjaga


8. A. Menyembuhkan 


9. a. memperbaiki


10. b. melukis


11. b. memberi


12. a. memperindah


13. a. menyelesaikan


14. a. mempermudah


15. a. mempermudahkan


16. a. dikembangkan


17. a. menyembuhkan


18. a. menciptakan


19. a. memperbaiki


20. a. direvisi

Thursday, 16 January 2025

Rangkuman Teks diskusi

Pengertian Teks Diskusi

teks diskusi adalah media yang digunakan untuk mencatat hal-hal penting tentang suatu masalah dalam pertemuan ilmiah tersebut.

Tujuan Teks Diskusi

Tujuan teks diskusi adalah menyajikan pendapat, sudut pandang, atau perspektif yang berbeda terhadap suatu permasalahan.

Selain itu, teks diskusi juga bertujuan sebagai media untuk menguji gagasan diri sendiri, maupun menguji gagasan atau pendapat dari orang lain.

Ciri-Ciri Teks Diskusi

Teks diskusi memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

1. Punya Masalah/Topik yang Dibahas

2. Terdapat Argumen Pro dan Kontra

3. Memiliki Kesimpulan atau Resolusi


Struktur Teks Diskusi

Struktur teks diskusi terbagi menjadi tiga bagian, yaitu pendahuluan (isu), isi (rangkaian argumen), dan kesimpulan.

Monday, 13 January 2025

Rangkuman bab 5,6,7,8

 Bab V 


              " Peka Terhadap Berbagai permasalahan melalui teks tanggapan"

Teks tanggapan dapat berfungsi mengakrabkan pelajar dengan sikap apresiatif dan kritis. Tanggapan dapat berupa persetujuan atau ketidaksetujuan dan kritik.


Langkah Langkah menyimpulkan Isi teks tanggapan : 

- Membaca paragraf secara keseluruhan.

- Menentukan kalimat pokok/ utama pada paragraf tersebut.

- Membuat kesimpulan.


Kriteria yang harus diperhatikan dalam membuat kesimpulan :

- Merupakan hasil analisis dari paragraf yang sudah dibaca.

- Harus menggambar isi dari paragraf.

- Hanya berisi dari hal hal yang terdapat dalam paragraf .


Ciri kebahasaan :

- Kalimat kompleks

- Kalimat aktif

- Penggunaaan kata tugas

- Kalimat deskriptif 

- Penggunaan istilah 


Tata Cara Mengkritik :


Gunakanlah bahasa yang santun , kritiklah tulisan atau tindakannya , bukan orangnya ,  berikan simpulan dan cara kritik secara bertahap.


Bab VI


  " Membangun sikap Kritis melalui teks                                    diskusi " 

Teks diskusi memiliki fungsi sosial sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat sehingga bisa diterima oleh pihak yang pro dan yang kontra.


Menyimpulkan isi teks diskusi dapat menambah wawasan dan menumbuhkan sikap menghargai pendapat orang lain.

Simpulan teks diskusi yang baik perlu mempertimbangkan gagasan utama dan gagasan pendukung kedua belah pihak sehingga dapat terangkum dan menjadi jaan keluar terhadap bagian dari masalah.


Struktur teks diskusi : 

-Pendahuluan : Berisi isu ( topik ) mengenai masalah yang dibahas.


-Satu sudut pandang : memaparkan gagasan utama.


-Simpulan : Kesimpulan dari pembahasan yang dibahas.


Ciri Kebahasaan : 

- Keterhubungan kata dan kalimat.

- Keterhubungan makna.

-  Penggunaan kata bersifat persuasif .

- Kesantunan berbahasa.


Bab VII


    " Hikmah di Balik Cerita Inspiratif "

Cerita Inspiratif merupakan cerita atau kisah masa lalu yang bisa menginspirasi seseorang untuk melakukan hasil yang sam terutama yang menyangkut keberhasilan atau kesuksesan tokoh tokoh terdahulu.


Struktur cerita teks inspiratif :

- Abstrak : inti dari teks inspiratif.

- Orientasi : Pengenalan tema, latar, dan tokoh.

- Komplikasi : Berisi konflik sampai klimaks cerita.

- Evaluasi : Munculnya pemecahan dan penyelesaian masalah.

- Resolusi : pemecahan masalah masalah yang dialami tokoh.

- Koda : amanat atau pesan pesan positif.


Cara Menulis : 

- Tentukan tema dan amanat.

- Buat kerangka isi cerita.

- Buat paragraf awal yg menarik.

- Gunakan bahasa yang ringan.

- Libatkan emosi secukupnya.

- Ending harus istimewa.

- Pemilihan Judul sangat penting.


Bab VIII


" Membangun Budaya Literasi dengan                  mencintai buku non-fiksi " 

Buku non-fiksi berasal atau bersumber dari fakta dan data secara Objektif ( contohnya adalah buku pelajaran dan Ensiklopedia ).

Rangkuman adalah hasil menyarikan semua gagasan pokok ( intisari ) sebuah tulisan atau buku menjadi bentuk yang ringkas tetapi tetap mempertahankan urutan isi, sudut pandang pengarang sesuai dengan teks aslinya.


Langkah langkah merangkum buku non-fiksi:

• Baca dan pahami informasi umum buku.

• Baca dan pahami isi Buku secara umum melalui daftar isi dan kata pengantar.

• Perhatikan sistematika penulisan buku.

• Catatlah gagasan utama dan beberapa data  penting sebagai bahan rangkuman.

• Rangkailah dan kembangkan menjadi sebuah buku.


Monday, 28 October 2024

Rangkuman Bab 5 Menyajikan Diskusi

 A. Mengidentifikasi Informasi Teks Diskusi

Teks diskusi merupakan sebuah tulisan yang membahas mengenai sebuah isu atau masalah yang disertai dengan pendapat. Baik itu pendapat yang pro maupun kontra dapat dikeluarkan agar mampu saling memahami sudut pandang setiap orang.

Cara menentukan informasi penting dalam teks diskusi, yaitu dengan menentukan ide pokok atau gagasan utama dalam teks diskusi tersebut. Ide pokok teks diskusi merupakan inti pembicraan atau inti permasalahan dalam teks diskusi.

Teks diskusi memiliki 3 ciri, yaitu: Strukturnya terdiri atas isu, argumen mendukung (pro), argumen menentang (kontra), dan simpulan. Memuat informasi yang bersifat informatif-argumentatif, yaitu informasi yang didasari atas pendapat sebagai bahan pembuktian kebenaran, kelengkapan,dan penyusunan.

Apa saja struktur dari teks diskusi?

Secara umum, teks diskusi terdiri atas tiga bagian utama, yaitu isu, argumen, dan simpulan.

Apa ciri ciri teks diskusi?

Biasanya, teks diskusi dimulai dengan pengantar topik, diikuti dengan penyajian berbagai sudut pandang. Setiap sudut pandang didukung oleh alasan dan bukti, dan penulis sering kali menutupnya dengan kesimpulan yang merangkum diskusi dan bahkan mungkin menawarkan pendapat pribadi.

Apa saja contoh teks diskusi: 

Teks diskusi dapat ditemukan dalam acara talkback radio saat orang-orang dengan berbagai perspektif memberikan komentar; wawancara saat pembicara dengan berbagai sudut pandang ditanyai; surat kepada editor saat orang-orang menanggapi suatu isu dengan cara yang berbeda; dan dalam artikel surat kabar.

Rangkuman bab 4 Memberi Tanggapan dengan santun

 A. Mengidentifikasi informasi Teks Tanggapan

cara kerja menanggapi sesuatu bukanlah hal yang mudah. syarat tanggapan itu harus objektif dan santun. objektif itu berarti kamu menanggapi sesuatu berdasarkan apa yang sesungguhnya, fakta, dan kenyataan. kata santun berarti cara menyampaikan tanggapan itu harus berdampak positif. meskipun yang kamu sampaikan tentang hal yang kurang baik, tetapi harus disampaikan dengan cara (dan bahasa) yang baik.

Cara mengidentifikasi informasi dalam teks tanggapan ialah :

1) Membaca teks secara keseluruhan.

2) Memahami topik atau isi yang dibahas dalam teks.

3) Menandai tanggapan dengan disertai oleh data dan fakta.

4) Memahami kaidah kebahasaan dan struktur yang terdapat dalam teks tanggapan.

5) Menemukan informasi dalam teks tanggapan.

Teks tanggapan terdiri dari tiga struktur teks, yaitu evaluasideskripsi teks, dan penegasan ulang. Teks ini juga mengandung kaidah kebahasaan atau ciri kebahasaan yang dimiliki oleh teks tanggapan kritis. Tujuan dari teks tanggapan kritis, yaitu untuk memilih satu di antara pernyataan karena pada teks tanggapan kritis berisi tentang alasan yang mendukung dan alasan yang menolak.  

Fungsi teks tanggapan yaitu antara lain:

  1. Memberikan kritik yang membangun yang bisa digunakan untuk membantu suatu hal.
  2. Mengapresiasi sebuah karya maupun hal yang ingin dikerjakan oleh seseorang secara lebih detail dan sejelas mungkin.
  3. Memberikan saran kepada hal atau persoalan lewat cara yang lebih terarah, sistematis, dan terbaik sehingga pujian atau kritikan tidak berasa semu.
 Struktur dan Kebahasaan Teks Tanggapan
Struktur : 
Konteks : apa yang ditanggapi, dimana dan kapann peristiwa itu terjadi. 
Deskripsi : apa dan bagaiaman sesuatu terealisasi
Penilaian : apa yang dipikirkan tentang itu. 
Bahasa : Bahasa deskriptif (kata yang mengungkapkan penilaian).

pujian dapat membawa perasaan positif yang disebabkan seseorang telah memperhatikan sesuatu karyamu, perbuatanmu, ucapanmu, dirimu yang dianggap memiliki nilai.

Menanggapi: Pujian
Sayangnya, kamu jarang sekali melihat orang memuji dengan tulus. Ayo, kamu tanamkan dan biasakan memuji orang lain dengan tulus. Bisakan melihat sisi baik dari setiap orang, setiap hal. Jika semua orang indonesia membiasakan ini maka akan terbentuk bangsa yang memiliki kepercayaan tinggi.

Kaidah Kebahasaan dari Teks Tanggapan 1. Kalimat Kompleks
 2. Konjungsi
 3. Diksi atau Pemilihan Kata 
4. Rujukan atau Referensi

Jenis Kalimat dalam Teks Tanggapan 
1. Teks Tanggapan Pujian 
2. Teks Tanggapan Kritik
 •Dalam teks tanggapan kritis sendiri dapat dibagi menjadi tiga bentuk, yakni kalimat persetujuan, kalimat penolakan, dan kalimat sanggahan. Berikut ini adalah penjelasan dari tiga jenis kalimat tersebut, diantaranya yaitu: a. Kalimat Persetujuan 3. Kalimat sanggahan 4. Kalimat penolakan

Thursday, 17 October 2024

Artikel kebersihan

PENTINGNYA KESADARAN MASYARAKAT AKAN KEBERSIHAN

Kebersihan lingkungan adalah aksi menciptakan lingkungan yang sehat sehingga tidak udah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, muntaber dan lainnya. Kebersihan lingkunagn merupakan suatu tanggung jawab setiap warna negara di wilayah tempat tinggalnya.

Saat ini sampah sudah menjadi masalah yang memprihatinkan dalam kehidupan. Setiap orang menghasilkan sampah yang tidak sedikit jumblahnya, baik sampah organik maupun sampah anorganik. Beberapa contoh kegiatan untuk menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah, antara lain: Membuang sampah pada tempatnya, Memisahkan sampah organik dan non organik, Menyapu dan mengepel lantai secara teratur, Membuang barang yang sudah tidak terpakai. 

Beberapa  contoh kebiasaan menjaga kebersihan diri yang perlu diajarkan kepada Anak, antara lain:

1.Rutin mencuci rambut

2. Rajin mandi

3. Merawat kesehatan kulit

4. Menjaga kebersihan mulut dan gigi

5. Mencuci tangan

6. Kesehatan kuku

Produksi sampah yang sangat besar itu akan berakibat fatal jika diikuti oleh perilaku yang tidak benar dari masyarakat soal membuang sampah. Perilaku membuang sampah sembarangan ditempat tempat umum, seperti di jalanan, selokan, sungai, maupun laut adalah perilaku sangat tidak terpuji. perilaku itu dapat menyebabkan bencana dan kerusakan lingkungan.

Kebersihan lingkungan mempunyai peranan yang sangat penting dan tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. Menjaga kebersihan lingkungan sama artinya menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari kotoran, seperti debu,  sampahdan bau yang tidak sedap. Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, malaria, muntaber dan lainnya. Tidak hanya di bidang kesehatan, kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan yang nantinya bermuara pada kedamaian. Semua ini dapat kita raih dengan melakukan perbuatan kecil dan sederhana, mulai dari menjaga kebersihan lingkungan di sekitar kita.

Kebersihan lingkungan dimulai dari lingkungan rumah dan tempat kita bekerja. Untuk kebersihan lingkungan di sekitar rumah, kita lakukan dengan membersihkan halaman dan telajakan rumah. Mari biasakan diridengan pola hidup bersih.Sampah yang dihasilkan rumah tangga selanjutnya kita pilah menjadi tiga, sampah organik, sampah non organik dan sampah botol atau pecah belah. Dengan pemilahan jenis sampah ini akan sangat bermanfaat, sampah organik bisa kita jadikan kompos sehingga bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan tanaman.Sampah non organik kita kumpulkan dan kita jual ke pengepul untuk didaur ulang sehingga memberikan nilai lebih. Sementara itu untuk tempat kerja, ciptakan suasana ruang kerja yang bersih, rapi dan indah sehingga kita nyaman dalam melakukan aktivitas pekerjaan sehari-hari. 

Bencana yang akan timbul bila kita membuang sampah sembarangan salah satunya adalah banjir. Banjir disebabkan oleh selokan yang tersumbat karena banyaknya sampah yang dibuang sembarangan. Sampah tersebut juga menyebabkan pendangkalan air. Jika hujan turun, air akan meluap ke permukiman warga. Selain itu, sampah yang dibuang ke sungai akan dibawa arus ke laut. Jika sampai di laut, sampah akan merusak ekosistem laut. Terumbu karang menjadi rusak, biota laut akan mati, dan ikan tidak bisa berkembang biak.

Hal yang tidak kalah penting  adalah menanam tanaman. Tanaman mempunyai banyak fungsi yaitu sebagai penyaring debu, penyimpan air tanah, penyejuk dan pendingin alami. Selain itu tanaman juga dapat dijadikan sebagai taman yang akan memberikan suasana asri dan indah lingkungan sekitar kita.Dengan adanya pohon yang rindang, taman yang asri, otomatis kita akan menjadi nyaman dan betah di rumah maupun di lingkungan alam sekalipun.

Lingkungan yang bersih akan membuat kita hidup aman, nyaman, dan tetram. Ketika kita memperhatikan dan mengolah kawasan kumuh yang berada disuatu daerah, kita akan merasa tidak nyaman untuk memperhatikannya. Bukan hanya itu, mendekat saja kita merasa enggan. Dengan menjaga kebersihan lingkungan, kita dapat mencegah penyebaran penyakit dan menjaga kesehatan diri sendiri serta orang-orang di sekitar kita. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan juga berdampak positif bagi kelestarian alam.

Lingkungan adalah pondasi kehidupan manusia. Untuk itu perlu menjaga keseimbangan alam karena dapat memberikan sumber daya, udara bersih, air, dan keanekaragaman hayati yang di perlukan setiap individu manusia. Dengan membuang kotoran, kuman, dan kontaminan lain secara aman dan efektif, mereka membantu kita tetap sehat, merawat rumah dan harta benda kita, serta membuat lingkungan sekitar kita lebih menyenangkan . Pembersihan dan disinfeksi secara teratur dapat menghilangkan alergen dan kuman, membantu mencegah penyakit, dan meningkatkan kesehatan.


Dengan menjaga atau memelihara kebersihan lingkungan sekitar kita maka kita mampu untuk mencegah atau menghindari penyakit-penyakit yang bisa timbul akibat lingkungan yang kotor. Tampaknya masyarakat Indonesia masih suka membuang sampah sembarangan karena beranggapan akan ada orang yang membersihkan sisa sampah miliknya. Hal ini bisa terjadi karena minimnya rasa tanggung jawab dan kesadaran diri. Faktor penyebab perilaku membuang sampah sembarangan pada masyarakat dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni faktor sarana dan prasarana yang tidak tersedia dengan persentase sebesar 63%. Kemudian tingkat pendidikan yang rendah sebesar 57%, dan kurangnya dukungan pemerintah desa dalam pengolahan sampah.

Masyarakat menjadikan sungai untuk tempat pembuangan sampah. Ada beberapa alasan yang menyebabkan warga membuang sampah ke sungai. Di antaranya, membuang sampah ke sungai dinilai lebih praktis dan gratis, kurangnya sarana tempat membuang sampah di sekitar sungai dan sudah menjadi budaya. Semakin padat penduduk, sampah semakin menumpuk karena tempat atau ruang untuk menampung sampah kurang. Semakin meningkat aktivitas penduduk, sampah yang dihasilkan semakin banyak, misalnya pada aktivitas pembangunan, perdagangan, industri, dan sebagainya. Sistem pengumpulan atau pembuangan sampah yang dipakai.

lingkungan kotor dapat menimbulkan berbagai penyakit, seperti misalnya demam berdarah. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan juga dapat menimbulkan bencana yang lebih besar. Seperti yang kita ketahui, bencana banjir tidak hanya disebabkan oleh hujan lebat. Kebersihan diri merupakan langkah awal mewujudkan pola hidup sehat. Adanya pola hidup sehat akan berdampak pada kesehatan manusia. Kebersihan diri atau personal hygiene merupakan perawatan diri sendiri yang dilakukan untuk mempertahakan kesehatan.

Sistem kekebalan tubuh yang kuat, yang didukung oleh kebiasaan menjaga kebersihan, membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih efektif . Meningkatkan Penampilan Fisik: Kebersihan pribadi berkontribusi pada penampilan fisik yang rapi dan menarik. Berpenampilan rapi dapat meningkatkan rasa percaya diri dan meningkatkan interaksi sosial.

Sampah yang dibuang sembarangan dapat mencemari lingkungan sekitarnya, merusak ekosistem, dan mengganggu kehidupan makhluk hidup. Selain itu, dampaknya juga dapat dirasakan kesehatan masyarakat, dengan risiko penyakit yang meningkat karena tumpukan sampah menjadi sarang bakteri dan virus berbahaya.

Dengan lingkungan yang sehat, kita tidak akan mudah terserang berbagai penyakit seperti demam berdarah, malaria, muntaber dan lainnya. Tidak hanya di bidang kesehatan, kebersihan lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap kenyamanan, keindahan dan keasrian lingkungan yang nantinya bermuara pada kedamaian.

Dengan melakukan pencegahan-pencegahan seperti memelihara kebersihan lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah sembarangan, BAB sembarangan, dan lain sebagianya, kita mampu untuk menghindari penyakit-penyakit tersebut. Lingkungan yang bersih akan membuat kita hidup aman, nyaman, dan tetram. Pola hidup bersih dan sehat dapat membantu meningkatkan kualitas hidup sehingga kamu tidak gampang sakit. Ini bisa dimulai dari langkah kecil, seperti makan makanan sehat, olahraga, dan melakukan bersih-bersih di rumah.

Kesadaran masyarakat terhadap kondisi lingkungan sekitarnya masih sangat kurang, dikarenakan banyak masyarakat yang belum mengerti akan pentingnya menjaga lingkungan. Oleh sebab itu, banyak masyarakat yang masih membuang sampah tidak pada tempatnya, sehingga banyak limbah rumah tangga yang mencemari lingkungan. Lingkungan yang bersih akan menjauhkan sumber-sumber penyakit untuk berkembang di sekitar kita. Hal itu tentu berkaitan dengan kesehatan. Selain itu, dengan lingkungan yang bersih pula, kita akan merasa nyaman dan betah untuk berada di sekolah.

Thursday, 10 October 2024

Tugas bahasa Indonesia

 Soal

1. Apa yang dimaksud cerpen terjemahan?

Jawab: Karya sastra terjemahan adalah karya sastra yang berasal dar bahasa asing yang diterjemahkan kedalam bahasa indonesia tanpa mengubah latar, tokoh, dan alur cerita.

2. Sebutkan 5 contoh tema cerpen!

Jawab: 1. Lingkungan

   2. Kesehatan

   3. Pendidikan

   4. Kebersihan

   5. Olahraga

3. Sebutkan unsur unsur intrinsik dalam cerpen!

Jawab: Unsur intrinsik adalah unsur pembangun dari dalam cerpen. Unsur intrinsik adalah unsur penting yang tidak boleh dilewatkan dalam karya sastra. 

4. Apa yang dimaksud cerpen bersifat rekaan?

Jawab: apa yang diungkapkan dalam dan lewat cerita rekaan bukan merupakan hasil lamunan atau khayalan belaka. 

5. Jelaskan perbedaan cerpen dan komik!

 Jawab: Cerpen adalah sebuah karya sastra yang hanya memiliki isi keseluruhan secara singkat atau pendek. Cerpen berbentuk karangan bebas dan dapat berupa karangan fiksi maupun non fiksi, Sedangkan novel memiliki plot yang lebih kompleks dan beragam. Dalam satu novel bisa terdiri dari beberapa plot, dan plot tersebut bisa dikembangkan menjadi lebih rumit.

6. Sebutkan 3 unsur ekstrinsik cerita pendek!

 Jawab: Terdapat tiga hal utama dalam unsur ekstrinsik cerpen, yaitu latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen.

7. Apa alasan cerpen memakai alur tunggal?

 Jawab: Menggunakan alur tunggal akan memudahkan penulis dalam penyampaian cerita yang lebih sederhana dan fokus, sehingga sesuai dengan batasan tersebut.

8. Apa yang membedakan novel dengan cerpen?

 Jawab: Perbedaan cerpen dan novel adalah pada jumlah kata yang disajikan. Apabila cerpen lebih pendek, tentu saja dalam novel lebih banyak dan panjang.

9. Cerpen termasuk prosa. Jelaskan!

 Jawab: Cerpen juga bisa disebut sebagai fiksi prosa karena cerita yang disuguhkan hanya berfokus pada satu konflik permasalahan yang dialami oleh tokoh mulai dari pengenalah karakter hingga penyelesaian permasalahan yang dialami oleh tokoh.

10. Sebutkan 5 ciri ciri cerpen!

 Jawab: 1.Ceritanya fiktif atau rekaan.

2.Fokus pada satu aspek cerita.

3.Mengungkapkan masalah yang penting saja.

4.Menyajikan peristiwa dengan cermat dan jelas.

5.Ceritanya pendek atau singkat.

6.Menggunakan bahasa yang tajam, sugestif, dan provokatif atau menarik perhatian.

11. Sebutkan 3 manfaat membaca cerpen!

 Jawab: 1.Sarana hati dan pikiran menjadi tenang.

2.Mengubah pola pikir

3.Media hiburan yang lucu.

12. Sebutkan contoh penggunaan sudut pandang pertama!

Jawab: Contoh kalimat sudut pandang pertama: Aku sedang mengamati lemari jam yang berdiri kaku di pojok ruangan.

13.  Sebutkan unsur ekastrinsik cerpen!

 Jawab: Terdapat tiga hal utama dalam unsur ekstrinsik cerpen, yaitu latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen.

14. Bagaimana cara mengetahui watak tokoh dalam cerpen! 

 Jawab:   - Membaca teks secara keseluruhan dengan cermat dan teliti.

- Memperhatikan perwatakan yang secara langsung digambarkan oleh penulis.

- Memperhatikan dialog antartokoh.

- Memperhatikan penggambaran fisik tokoh dan perilaku tokoh.

15. Absrak dan koda adalah dua struktur isi teks cerpen yang bersifat opsional. Maksudnya adalah...

 Jawab:  Alasan struktur teks anekdot bagian abstraksi dan koda bersifat opsional adalah sebagai berikut. Abstraksi pada dasarnya berfungsi layaknya orientasi sehingga bagian ini bersifat opsional. Sementara isi dari koda dapat ditentukan berdasarkan peristiwa dalam bacaan, sehingga sifatnya tidak wajib.



Monday, 23 September 2024

Latihan soal dan 1 dan bab 2

 Bab 1: Teks Laporan Percobaan

1.Dalam teks laporan percobaan, apa yang dijelaskan di dalam bagian "Tujuan"?

A. Kesimpulan akhir dari percobaan
B. Hasil pengamatan dan analisis
C. Alasan dan tujuan dilakukannya percobaan
D. Langkah-langkah yang dilakukan dalam percobaan

2. Berikut ini bagian yang tidak terdapat pada laporan adalah ….

A. Tujuan 
B. Argumentasi
C. Dasar teori
D. Pembahasan

3. Apa yang dimaksud dengan "Variabel tergantung" dalam percobaan?

A. Variabel yang diubah oleh peneliti
B. Variabel yang dikelola dalam kesimpulan
C. Variabel yang diukur atau diamati
D. Variabel yang harus dikendalikan

4. Apa yang dimaksud dengan "Hipotesis" dalam konteks teks laporan percobaan?

A. Kesimpulan akhir dari percobaan
B. Perbandingan antara dua variabel
C. Penjelasan tentang hasil percobaan
D. Prediksi tentang apa yang akan terjadi dalam percobaan

5. Pada teks laporan percobaan, apa yang menjadi fokus utama dalam bagian "Pendahuluan" ?

A. Ulasan mengenai hasil percobaan
B. Latar belakang, tujuan, dan hipotesis percobaan
C. Langkah-langkah yang dilakukan dalam percobaan
D. Data hasil pengamatan dan analisis

6. Informasi yang dikumpulkan, diolah, dan disajikan secara tertulis disebut ....

A. Notula
B. Laporan
C. Rangkuman
D. Simpulan

7. Inti sari dari laporan hasil percobaan dan pembahasannya terdapat di bagian....

A. Pendahuluan
B. Tujuan Pecobaan
C. Metode Percobaan
D. Kesimpulan

8. Di bagian mana dalam teks laporan percobaan biasanya ditemukan tujuan dari percobaan tersebut?

A. Pendahuluan
B. Metode
C. Hasil
D. Kesimpulan

9. Manakah di bawah ini yang termasuk kalimat perintah?

A. Daun jeruk bisa memperkaya aroma dalam masakan
B. Masukkan daun jeruk yang telah dicuci!
C. Apakah daun jeruk bisa menghilangkan bau amis pada ikan?
D. Daun jeruk bisa digantikan dengan daun kemangi

10. Apa yang harus dilakukan oleh penulis laporan percobaan dalam bagian "Diskusi"?

A. Menjelaskan langkah-langkah metode
B. Merangkum temuan penting dari percobaan
C. Menyajikan data hasil pengamatan
D. Menjelaskan arti penting dari hasil percobaan dan menghubungkannya dengan teori

Bab 2 : Pidato Persuasif

1. Teks pidato persuasif adalah ...

A. Teks pidato yang digunakan untuk memberikan pendapat dan fakta.

B. Teks pidato yang isinya menjelaskan suatu proses kepada khalayak.

C. Teks pidato yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan.

D. Teks pidato yang isinya bujukan atau imbauan untuk memengaruhi pendengarnya.

2. Bagian teks pidato persuasif yang berisi ucapan puji syukur adalah ...

A. Pembuka

B. Isi

C. Penutup

D. Simpulan

3. Perhatikan penggalan teks pidato persuasif berikut!

Sekolah akan melaksanakan program penghijauan. Pelaksanaan kegiatan itu melibatkan semua warga sekolah dan masyarakat sekitar.

Nominalisasi dalam paragraf di atas dibuktikan dengan kata ...

A. Melaksanakan

B. Melibatkan

C. Pelaksanaan

D. Masyarakat

4. Berikut ini yang tidak termasuk jenis-jenis teks pidato persuasif adalah ...

A. Sambutan

B. Ceramah

C. Pidato instansi

D. Mendongeng

5. Berikut ini yang tidak termasuk jenis-jenis teks pidato persuasif adalah ...

A. Sambutan

B. Ceramah

C. Pidato instansi

D. Mendongeng

6. Sebelum menulis teks pidato persuasif, agar isinya sistematis kita bisa membuat ...

A. Rubrik penilaian

B. Kerangka pidato

C. Pertanyaan-pertanyaan

D. Rangkuman

7. Bagian teks pidato persuasif yang berisi ucapan puji syukur adalah ...

A. Pembuka

B. Isi

C. Penutup

D. Simpulan

8. Perhatikan penggalan teks pidato persuasif berikut!

Seseorang yang kecanduan game online sangat mudah dikenali. Mata mereka akan kelihatan sayu dan kemerahan karena sering terpapar layar gawai.

Mereka sering menyendiri karena terbiasa asyik dengan gawainya. Di sekolah pun mereka tidak bisa konsentrasi dan merasa cepat bosan dengan aktivitas di kelas. Karena dampaknya yang buruk, mari kita kurangi game online agar tidak kecanduan.

Isi teks pidato persuasif di atas adalah ...

A. ajakan untuk mengurangi kegiatan game online.

B. Trik jitu agar seseorang tidak kecanduan game online.

C. Ciri-ciri orang yang belum kecanduan game online.

D. ampak positif seseorang yang menyukai game online.

9. Satu di antara ciri dalam penutup pidato persuasif adalah adanya ...

A. Ucapan puji syukur

B. Sapaan hormat

C. Materi inti pidato

D. Permohonan maaf

10. Perhatikan penggalan teks pidato persuasif berikut!

Pendidikan adalah kebutuhan manusia. Satu di antara tokoh pendidikan yang terkenal di Indonesia adalah Ki Hajar Dewantara. ... menjadi sosok teladan bagi para guru.

Kata ganti yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah ...

A. Anda

B. Dia

C. Beliau

D. Mereka

Monday, 16 September 2024

Rangkuman cerpen

 MATERI RINGKASAN BAB III TENTANG "CERPEN"

Pengertian cerpen: 

Cerpen atau cerita pendek adalah salah satu jenis karya sastra yang berbentuk prosa fiksi. Menurut KBBI, pengertian cerpen adalah cerita yang berisi tentang suatu kisah dan tidak lebih dari 10 ribu kata. cerpen juga biasanya disebut sebagai cerita sekali duduk, karena hanya butuh sekali duduk saja untuk menyelesaikan satu cerpen.

Ciri-Ciri Cerpen:

Terdapat ciri-ciri cerpen yang membedakannya dengan jenis karya fiksi lain:

 1. Fokus pada suatu konflik atau masalah

Cerpen hanya menceritakan satu fokus permasalahan atau ide. Tidak begitu mendetail, hanya menggambarkan satu ide pusat secara garis besar. Makanya, sering kali cerpen ditulis kurang lebih dalam 10.000 saja.

2. Fokus pada satu tokoh

Pusat cerpen tertuju pada tokoh utama pada suatu latar atau situasi cerita tertentu. Maka dari itu, tidak heran bahwa penggambaran tokoh dalam cerpen tidak begitu mendetail.

 3. Bersifat fiktif

Sesuai dengan konsepnya, cerpen adalah bagian dari karya fiksi. Meski begitu, bukan berarti cerita yang dituliskan tidak benar adanya. Inspirasi menulis cerpen dapat diambil dari pengalaman penulis atau orang lain yang merupakan kegiatan sehari-hari.

4. Penggunaan bahasa sehari-hari

Penulisan cerpen biasanya menggunakan bahasa yang digunakan sehari-hari atau nonformal. Nah, catat, nih. Berbeda dengan hikayat yang sering kali menggunakan metafora dan bahasa kuno.

5. Ada kesan dan pesan

Cerpen biasanya meninggalkan pesan atau kesan tertentu untuk pembacanya. Penggambaran konflik di dalam cerpen umumnya mencakup awal konflik dengan sebab-akibat hingga resolusi atau pemecahan masalah. Dari sinilah, pembaca memahami pesan atau kesan yang dapat diambil dari suatu cerpen.

Struktur Cerpen:

1. Abstrak:

Abstrak dalam cerpen adalah gambaran awal dari sebuah cerita. Struktur cerpen yang satu ini bersifat opsional, yang tidak selalu ada dalam cerpen, ya. Abstrak inilah yang nantinya dikembangkan menjadi sebuah cerita pendek.

2. Orientasi :

Hal-hal yang berkaitan dengan latar cerita, seperti tempat, suasana, dan waktu, semua itu masuk ke dalam struktur cerpen orientasi atau perkenalan. Di bagian ini, pengarang mengatur adegan dan menginformasikan hubungan antar tokoh.

3. Komplikasi:

Walau tidak memiliki tingkat kompleksitas serumit novel, cerpen juga mempunyai konfliknya sendiri, lho. Struktur cerpen komplikasi ini mencakup urutan kejadian atau permasalahan yang memiliki hubungan sebab akibat. Di tahap ini juga, biasanya penceritaan karakter dari tokoh semakin kuat digambarkan.

 4. Evaluasi:

Evaluasi di dalam cerpen merupakan bagian yang menceritakan klimaks permasalahan dalam cerita. Dalam struktur ini juga mulai disebutkan penyelesaian masalah yang terjadi.

5. Resolusi:

Resolusi mencakup bagian yang menerangkan pemecahan masalah. Di sini, pembaca akan diberikan penjabaran cerita mengenai solusi yang diambil oleh tokoh.

 6. Koda:

Amanat, pesan, atau pembelajaran, semua hal tersebut termasuk ke dalam koda. Pembaca akan diajak untuk mengambil hikmah dari cerpen tersebut.

Unsur-Unsur Cerpen:

1. Tema:

Tema adalah gagasan utama yang disampaikan pengarang dalam cerpen.

 2. Tokoh dan Penokohan:

Tokoh adalah pelaku dalam cerpen, sementara penokohan adalah penggambaran karakter tokoh dalam cerita.

 3. Latar:

Latar merupakan gambaran tempat, waktu, dan suasana dalam cerpen.

4. Alur dan Plot:

Alur adalah rangkaian peristiwa yang membentuk jalannya cerita. Ada alur maju, alur mundur, dan alur campuran. Nah, kalau plot itu merupakan peristiwa yang mengandung hubungan sebab akibat.

5. Sudut Pandang:

Sudut pandang adalah cara pengarang melihat berbagai macam kejadian dalam cerpen. Sudut pandang dalam cerpen serta novel biasanya dibagi menjadi dua jenis, yaitu sudut pandang orang pertama dan sudut pandang orang ketiga.

 6. Amanat:

Amanat adalah pesan yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Misalnya, tentang pentingnya bekerja keras, tidak meremehkan orang lain, bersikap sopan, dan sebagainya.

 7. Gaya Bahasa:

Gaya bahasa adalah pemakaian bahasa yang digunakan pengarang untuk bercerita.

8. Latar Belakang Pengarang:

Setiap pengarang memiliki latar belakang yang berbeda, sehingga memberi dampak terhadap karya yang dihasilkan. Misalnya cerpen Juru Masak karya Damhari Muhammad. Damhari merupakan penulis asal Sumatera Barat. Itu sebabnya, cerpen Juru Masak berlatar di daerah tersebut.

9. Latar Belakang Masyarakat:

Latar belakang masyarakat adalah tempat penulis berada, sehingga memengaruhi penulis dalam membuat karya. Biasanya berhubungan dengan nama tokoh dan adat istiadat yang berlaku.

10. Nilai Kehidupan:

Nilai kehidupan adalah nilai atau norma yang berlaku di masyarakat dan memengaruhi proses penciptaan sebuah cerpen. Ada nilai agama, nilai sosial, nilai budaya, dan nilai moral.

Jenis-Jenis Cerpen:

1. Cerpen Pendek:

Jenis pertama adalah cerpen pendek. Cerpen jenis ini cenderung lebih pendek dibandingkan dengan jenis cerita pendek lainnya. Biasanya, jumlah kata dari cerpen pendek sekitar 500 hingga 700 kata saja.

2. Cerpen Sedang:

Selanjutnya, ada cerpen sedang. Cerpen sedang biasanya memiliki panjang sekitar 700 hingga 1.000 kata. Kamu bisa menemui cerpen sedang pada buku-buku pelajaran sekolah.

3. Cerpen Panjang:

Terakhir ada jenis cerpen panjang. Cerpen ini dibuat dengan panjang sekitar 1.000 kata atau lebih. Bahkan, ada yang dibuat mendekati 5.000 atau 10.000 kata. Biasanya, jenis cerpen panjang disampaikan dengan penuturan yang lebih santai.

Fungsi Cerpen:

1. Fungsi Rekreatif:

Cerpen berfungsi untuk memberikan rasa senang, gembira, dan menghibur kepada para pembacanya.

2. Fungsi Estetis:

Selain untuk menghibur, cerpen juga berfungsi untuk memberikan keindahan bagi para pembacanya.

3. Fungsi Moralitas:

Cerpen juga dapat memberikan nilai-nilai moral kepada pembacanya melalui pesan yang dikandung di dalam cerita. Melalui cerpen, pembaca bisa mendapat pengetahuan tentang hal-hal yang baik atau hal-hal yang buruk.

4. Fungsi Didaktif:

Cerpen juga bisa berfungsi untum mengarahkan dan mendidik para pembaca melalui nilai-nilai kebenaran dan kebaikan yang terkandung dalam cerita.

5. Fungsi Relegiusitas:

Cerpen dapat mengandung nilai-nilai yang terdapat di ajaran agama, yang juga bisa dijadikan teladan bagi para pembacanya.

Unsur intrinsik cerpen:

1. Tema

Sebuah cerpen harus memiliki tema cerita. Hal ini karena tema menjadi unsur utama yang ingin disampaikan penulis pada kisah ceritanya.

2. Alur atau Plot

Alur atau plot merupakan urutan peristiwa atau jalan cerita pada sebuah cerpen. Pada umumnya alur pada cerpen diawali dengan perkenalan, konflik masalah, lalu penyelesaian. Namun ada beberapa jenis alur cerita yaitu alur maju, alur mundur, dan alur campuran.

3. Setting

Setting merupakan penjelasan mengenai latar atau tempat, waktu, dan suasana yang terjadi dalam cerpen tersebut.

4. Tokoh

Tokoh merupakan pemeran yang diceritakan dalam sebuah cerpen. Tokoh terdiri dari pemeran utama dan pemeran pendukung.

5. Watak

Watak merupakan gambaran sifat dari para pemeran. Watak terdiri dari tiga jenis yaitu protagonis (baik), antagonis (jahat) dan netral.

6. Sudut pandang atau point of view

Sudut pandang merupakan cara pandang pengarang saat menceritakan kisah pada sebuah cerpen. Sudut pandang dibagi menjadi dua bentuk yaitu sudut pandang orang pertama yang terdiri dari pelaku utama (“aku” merupakan tokoh utama) dan pelaku sampingan (“aku menceritakan orang lain). Sedangkan sudut pandang orang ketiga terdiri dari serba tahu (“dia” menjadi tokoh utama) dan pengamat (“dia” menceritakan orang lain).

7. Amanat

Amanat merupakan pesan moral atau pelajaran yang disampaikan oleh penulis kepada pembaca. Pesan moral yang disampaikan biasanya dalam bentuk tersirat maupun tersurat.

Analisis cerpen:

adalah proses kritis yang dilakukan untuk memahami dan mengeksplorasi berbagai aspek yang terkandung dalam sebuah cerita pendek. Tujuan utama dari analisis cerpen adalah untuk mengungkap makna, struktur, tema, dan pesan yang tersembunyi di dalam teks cerpen.

 Kebahasaan cerpen:

Cerpen memiliki ciri-ciri kebahasaan yang dapat dilihat melalui pemilihan gaya bahasa dan diksi yang digunakan. Pada cerpen umumnya penulis menggunakan pendeskripsian fisik tokoh secara kuat. Hal ini akan membantu menggambarkan suasana yang tepat dan sesuai dengan ceritanya.

Pada cerpen juga menggunakan frasa adverbial atau kata keterangan yang membantu menunjukan latar tempat atau waktu seperti di pagi hari, sore hari atau di sebuah tempat pada peristiwa kejadian. Selain itu juga harus menerapkan penggunaan kalimat langsung dan tak langsung atau berupa dialog.

Cerpen juga identik dengan penggunaan kata-kata kiasan atau konotatif untuk menambah kesan keestetikan sehingga akan menambah nilai kepuasan para pembaca. Selain itu juga menggunakan kalimat informal maupun semi formal sesuai dengan peristiwa kejadian.

Judul: "Misteri di Balik Cermin"

Di sebuah desa kecil yang terletak di pinggiran hutan, terdapat sebuah rumah tua yang sudah lama tidak berpenghuni. Rumah itu dikenal oleh p...